Foto: SAM POO KONG ( Gmap / MEI 2021 )
Foto: SAM POO KONG ( Gmap / MEI 2021 )

Klenteng Sam Poo Kong

Jawa Tengah / Semarang

-

1 Review

Tanggal Tayang

Senin, 27 Juni 2022 16:30

Jam Operasional

08:00 / 20:00

Jenis Wisata

wisata monumen

Tiket Masuk

Rp. 5.000 - 65.000

Keterangan

Kelenteng Sam Poo Kong adalah sebuah bangunan bersejarah yang memiliki fungsi sebagai tempat ibadah sekaligus wisata. Kelenteng ini didirikan untuk menghormati Laksamana Cheng Ho yang berperan penting dalam sejarah perkembangan Islam yang disebarkan. Sebelum resmi menjadi Klenteng Sam Poo Kong, nama objek wisata ini adalah Gedung batu. 

Di perayaan hari besar etnis China, seperti Tahun Baru Imlek, Kelenteng Sam Poo Kong kerap kali menyajikan sejumlah hiburan. Atraksi tersebut tidak hanya ditujukan pada warga keturunan Tionghoa saja, tetapi dapat dinikmati oleh seluruh semua masyarakat. Kelenteng Sam Poo Kong juga sering disimbolkan sebagai akulturasi budaya China dengan adat Jawa.

Saat ini terdapat 4 klenteng di Sam Poo Kong. Diantaranya Klenteng Dewa Bumi, Klenteng Juru Mudi, Klenteng Sam Poo Tay Djien, dan Klenteng Kyai Jangkar. Selain itu, ini hal yang menarik dari Sam Poo Kong, yaitu:

 

Keunikan Arsitektur Klenteng Sam Poo Kong

Kelenteng Sam Poo Kong memiliki berpaduan corak antara China dan Jawa. Desain Bangunan disana mirip dengan rumah Joglo yang tidak menggunakan sekat dinding. Unsur China sangat terlihat dari nuansa merah yang punya arti keberuntungan. Menariknya, kelenteng ini juga punya unsur Islam. Zeng He sendiri dipercaya beragama Islam.hal ini dapat dilihat dari penataan altar gua batunya sehingga umat yang beribadah menghadap barat laut.

 

Tempat Pemujaan Dewa Bumi

Dewa Bumi adalah dewa rezeki dan berkah bagi orang Tionghoa. Kelahiran Dewa Bumi ini dirayakan setiap tanggal 2, bulan 2 kalender Tionghoa. Sementara setiap tanggal 15 bulan 8 kalendar Tionghoa dirayakan sebagai hari ucapan terima kasih untuk Dewa Bumi.

 

Makam Kyai Juru Mudi

Di belakang meja altar, nisan makam Wang Jing Hong terukir tulisan Makam Kjai Djoeroemoedi. Tinggi makam 1,5 meter dan dikelilingi kelambu.

Wang Jing Hong adalah nahkoda (juru mudi) Laksamana Zeng He. Ia meninggal pada usia 87 tahun dan dimakamkan di samping gua Sam Poo Kong. Makam tersebut dikenal dengan sebutan Makam Kyai Juru Mudi.

 

Tempat Pemujaan Sam Poo Kong / Sam Poo Tay Djien

Inilah tempat utama bagi umat untuk melakukan sembahyang pada Sam Poo Kong. Pada dinding luarnya terdapat hiasan relief perjalanan Laksamana Zheng He selama 30 tahun di abad ke 15. Bebatuan yang digunakan ini merupakan relief dari Tiongkok. Sementara ukirannya dikerjakan seniman Bali.

 

Gua Gedung Batu

Tempat utama klenteng ini ada pada Gua Batu. Gua Gedung Batu ini berlokasi di ruang bawah klenteng. Dipercaya menjadi tempat petilasan/ruang sembahyang Laksamana Zheng He. Gua tidak bisa diakses banyak orang. Ada pembatas berupa jeruji besi.  Di dalam Gedung Batu terdapat sumur berisi mata air yang dianggap suci.

 

Patung Zheng Ho Di Klenteng Sam Poo Kong

Patung Zheng Ho ini memiliki tinggi 10,7 meter.  Keberadaan Zeng He membuat klenteng dikunjungi peziarah dari penganut Tridharma maupun pemeluk Islam. Karena itu ia turut menyebarkan Islam selama ekspedisinya di nusantara.

 

Makam Kyai Djangkar

Di dalam gedung Kelenteng Sam Poo Kong terdapat ada 3 tempat pemujaan yaitu Makam Kyai Djangkar. Dipercaya, tempat pendiri agama Kong Hu Cu, dan Rumah Arwah Hoo Ping. Ketiganya memiliki fungsi dan sejarah masing masing yang seringkali ditelusuri pengunjung untuk membaca kisahnya.

 

Tempat Kyai Nyai Tumpeng

Kyai Nyai Tumpeng merupakan juru masak Zheng He. Pada walnya ini adalah tanah biasa. Tetapi muncul seorang suhu yang datang untuk sembahyang dan kerasukan. Ia kemudian menyebut kata “Tumpeng! Tumpeng!”. Maka yayasan membuatkan tempat ini sebagai penghormatan terhadap Han Li Bao, sang juru masak itu.

 

Tempat Nyai Cundrik Bumi

Dulu tempat ini merupakan sebuah penyimpanan dan perawatan pusaka. Di sini terdapat gua lama berada sebelum dipindahkan karena longsor. Sekarang hanyalah sebuah simbolisasi dan tidak ada lagi pusaka di tempat ini.

Alamat
  • Alamat Wisata : Jl. Simongan No.129, Bongsari, Semarang Barat, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50148

Fasilitas
  • toilet umum

  • tempat ibadah

  • parkiran motor

  • parkiran mobil

  • tempat istirahat

Rating

2

Bagus
  • Pemandangan
  • Fasilitas
  • Harga
  • clara sandi

    Kamis, 04 Januari 2024

    tempat religius, tenang, dan bisa foto2 disini

Kolom Komentar

1 2 3 4 5


Foto: SAM POO KONG ( Gmap / Rob )
Foto: SAM POO KONG ( Gmap / Rob )
Foto: SAM POO KONG ( Gmap / Bobby Vlog )
Foto: SAM POO KONG ( Gmap / Bobby Vlog )
Foto: SAM POO KONG ( Gmap / Chris Hutama )
Foto: SAM POO KONG ( Gmap / Chris Hutama )
Foto: SAM POO KONG ( Gmap / azzar budiyanto )
Foto: SAM POO KONG ( Gmap / azzar budiyanto )
Peta Tempat Wisata

Wisata Lainnya
Refrensi Video